banner 728x250

Sidak Dua SPBU Tim Gabungan Polres Minsel Periksa Barcode Dan Takaran BBM Subsidi

banner 120x600
banner 468x60

AMURANG KOMENTARTV- Tim gabungan Polres Minahasa Selatan (Minsel),Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Satuan Intelkam,Satuan Samapta,satuan Lantas,satuan Propam,melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut menyasar dua lokasi, yakni SPBU Amurang dan SPBU Tumpaan.Sabtu. (06/06/2026).

Pengawasan dilakukan sebagai upaya mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan BBM subsidi, seperti praktik pelangsiran, penggunaan barcode yang tidak sesuai, pengisian menggunakan jeriken tanpa izin, hingga pengisian berulang oleh kendaraan yang sama.

banner 325x300

Kapolres Minsel AKBP David Candra Babega,melalui Kasat Reskrim,Iptu Gede Indra Asti Angga Pratama mengatakan kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan Polres Minsel.
Menurutnya, pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya pelangsir, penggunaan barcode yang tidak sesuai, pengisian menggunakan jeriken, maupun pengisian berulang yang dapat mengganggu distribusi BBM subsidi kepada masyarakat yang berhak,” ujar kasat Reskrim Angga Pratama.

Dalam pelaksanaan sidak, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pengisian BBM subsidi jenis Solar dan Pertalite di kedua SPBU tersebut.
Setiap kendaraan yang melakukan pengisian turut diperiksa, termasuk verifikasi barcode yang digunakan untuk memastikan kesesuaian dengan data kendaraan yang terdaftar.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan adanya pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi di kedua SPBU yang diperiksa. Petugas memastikan seluruh kendaraan yang melakukan pengisian tercatat dalam jumlah normal dan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan.
“Selama pengecekan berlangsung, tidak ditemukan pelangsir BBM subsidi maupun kendaraan yang melakukan pengisian berulang.
Hasil pemeriksaan juga menunjukkan segel dispenser masih dalam kondisi baik dan takaran BBM masih sesuai dengan standar yang berlaku.”ungkapnya.

Sebagai langkah preventif, tim gabungan turut memberikan arahan kepada pengawas dan manajemen SPBU agar terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengisian BBM subsidi.
Operator pompa diminta tidak melayani pengisian menggunakan barcode yang tidak sesuai dengan kendaraan serta menolak konsumen yang mencoba melakukan pengisian berulang.
Menurut kasat Reskrim Angga Pratama,pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran serta mencegah potensi penyimpangan di lapangan.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan pengawasan terhadap aktivitas penyaluran BBM subsidi, termasuk memantau kendaraan yang dicurigai melakukan pelangsiran serta melakukan pengecekan berkala terhadap dispenser, segel pompa, dan kesesuaian takaran BBM,” tegasnya.

Melalui kegiatan pengawasan tersebut, Polres Minsel,berharap distribusi BBM subsidi dapat berlangsung secara transparan, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga hak masyarakat untuk mendapatkan BBM bersubsidi dapat terpenuhi dengan baik.”Tutup kasat Reskrim. (Dotu)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *