MINSEL KOMENTARTV – Telah beredar luas dan Viral di media sosial tentang,Pemberitaan mengenai dugaan maraknya aktivitas judi Toto Gelap (Toge1) di Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul pemberitaan sebelumnya yang memuat penyebutan nama Budi Eka Saputra dan mengaitkannya dengan dugaan aktivitas perjud1an Togel di wilayah Tareran.
Melalui hak jawab yang disampaikan Budi Eka Saputra kepada,wartawan,KomentarTv.Com Saputra menegaskan bahwa dirinya,tidak mengendalikan, tidak menjadi bandar, serta tidak terlibat dalam aktivitas perjudian togel sebagaimana disebut dalam pemberitaan tersebut.
la juga membantah informasi yang menyebut adanya aktivitas togel yang dikaitkan dengan dirinya di Kecamatan Tareran.
“Nama saya disebut dan dikaitkan dengan dugaan pengendalian togel. Saya menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.”ujar Budi.
Lanjutnya,Saya tidak mengendalikan ataupun terlibat dalam aktivitas togel sebagaimana diberitakan.
Budi menjelaskan, penyebutan namanya dalam pemberitaan sebelumnya berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
Menurutnya, informasi mengenai dugaan perjudian seharusnya terlebih dahulu diverifikasi secara menyeluruh sebelum mengaitkan nama seseorang dengan aktivitas yang melanggar hukum.
Budi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjadi pihak yang mengendalikan aktivitas penjualan togel di Kecamatan Tareran.
Selain membantah keterlibatan dirinya, Budi Eka Saputra juga memberikan klarifikasi mengenai informasi yang menggambarkan adanya aktivitas togel yang disebut-sebut berlangsung secara terang-terangan di sejumlah desa di Kecamatan Tareran.
Menurut klarifikasi yang disampaikan, informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi dan fakta yang diketahuinya.
Karena itu, ia meminta agar informasi mengenai dugaan aktivitas perjud1an di Tareran tidak serta-merta dikaitkan dengan dirinya tanpa adanya bukti dan konfirmasi yang jelas.
“Media dapat memberikan ruang hak jawab dan melakukan pelurusan terhadap informasi yang menyebut namanya sebagai pihak yang diduga mengendalikan.”ungkapnya.
Ditambakanya,dalam kontek kemasyarakatan,Apasih untungnya menjatuh kehormatan orang lain dan membunuh karakter orang lain.
Apa lagi sampai membuat skema Fitnah dan berita Bohong.”tutup
Budi. (Dotu)
















