banner 728x250

SPBU Amurang Tanggapi keluhan konsumen.Watulingas : Kami Sudah Buat Laporan Polisi Terkait Masalah Ini

banner 120x600
banner 468x60

AMURANG KOMENTARTV -SPBU 74.953.15 Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara,melayani pengisian BBM kepada masyarakat di Amurang sesuai standar SOP.Jumat 16/10/2026)

banner 325x300

Petugas SPBU,Indra (32) bersangkutan yang melayani ibu tersebut,Ia memberi tanggapan atas keluhan konsumen terkait pengisian BBM Pertalite di SPBU Amurang,yang beredar di media sosial pada Kamis tanggal 15 Oktober 2026.

Terkait dugaan ketidaksesuaian takaran BBM jenis Pertalite yang Viral di Media sosial di Kabupaten Minahasa Selatan, ada seorang ibu yang memposting di media sosial,pengisian yang disebut mencapai 45 liter saat diukur kembali hanya menunjukkan 40 liter, maka kami harus dijelaskan secara terbuka melalui pemeriksaan dan pengujian resmi.

Indra menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan CCTV dan sistem transaksi SPBU, pengisian BBM kendaraan konsumen telah sesuai dengan transaksi yang tercatat, yakni sebanyak 45 liter atau senilai Rp450 ribu.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, dispenser BBM di SPBU itu telah melalui pengujian tera bersama UPTD Metrologi setempat, hasilnya sesuai batas toleransi yang diperbolehkan. Dari hasil pemeriksaan tersebut juga tidak ditemukan indikasi kecurangan pada sarana penyaluran BBM di SPBU,” ujar Indra.

Lanjutnya,Pertamina bersama pengelola SPBU terus melakukan evaluasi dan pengawasan berkala terhadap fasilitas penyaluran BBM, guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar operasional dan ketentuan metrologi yang berlaku.
“SPBU 74.953.15 Amurang meningkatkan kualitas pelayanan melalui pembinaan dan penguatan service excellencedalam menangani kebutuhan, maupun keluhan pelanggan di lapangan,” ucapnya.

Sementara itu Area Manager SPBU Amurang,Berce Watulingas (Cha) mengatakan,pengawasan terhadap kualitas layanan dan sarana distribusi BBM menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Pertamina terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap layanan SPBU, serta memastikan seluruh perangkat maupun pelayanan operasional berjalan sesuai standar teknis dan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Pertamina mengimbau masyarakat perhatikan proses pengisian BBM dan memastikan posisi awal dispenser berada di angka nol, sebelum pengisian dilakukan.
“Jika masyarakat menemukan kendala layanan maupun dugaan pelanggaran di SPBU, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center ,saluran resmi layanan dan pengaduan perusahaan,” kata Watulingas.
Ditambakanya, kami sudah buat laporan resmi di polres Minahasa selatan terkait masalah ini.”ujarnya.
(Dotu)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *