{"id":1774,"date":"2026-07-30T08:18:40","date_gmt":"2026-07-30T01:18:40","guid":{"rendered":"https:\/\/komentartv.com\/?p=1774"},"modified":"2026-07-30T08:18:40","modified_gmt":"2026-07-30T01:18:40","slug":"polres-minsel-merespon-dugaan-kekerasan-fisik-oknum-guru-pada-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/2026\/07\/30\/polres-minsel-merespon-dugaan-kekerasan-fisik-oknum-guru-pada-siswa\/","title":{"rendered":"Polres Minsel Merespon Dugaan Kekerasan Fisik Oknum Guru Pada Siswa"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>AMURANG KOMENTARTV &#8211;<\/strong> Upaya perlindungan terhadap anak kembali menjadi sorotan setelah aparat Polres Minsel bergerak cepat menangani dugaan kekerasan fisik,yang dilakukan seorang guru terhadap siswanya di lingkungan sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang oknum guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) berinisial CT alias Tovel dilaporkan ke Polres Minahasa Selatan setelah diduga menampar dan menendang seorang siswa hingga mengalami luka memar.<br>Peristiwa itu terjadi di SMP Negeri 1 Tenga, Kecamatan Tenga, Minsel pada Selasa (28\/7\/2026).<br>Korban diketahui berinisial WN (14), siswa kelas 8C.<br>Berdasarkan keterangan orang tua korban, Junaidi Naeri, insiden bermula dari cekcok antara anaknya dengan anak penjaga kantin.Bukanya melerai, oknum guru tersebut diduga justru melakukan tindakan kekerasan.<br>\u201cBukannya menenangkan, dia langsung memukul wajah anak saya berulang kali dan menendangnya. Ini tidak bisa dibenarkan,\u201d ujar Junaidi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"400\" height=\"225\" src=\"https:\/\/komentartv.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/4723830f-f14c-4343-9617-0d6923f8c0af-1-400x225.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1778\" srcset=\"https:\/\/komentartv.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/4723830f-f14c-4343-9617-0d6923f8c0af-1-400x225.jpeg 400w, https:\/\/komentartv.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/4723830f-f14c-4343-9617-0d6923f8c0af-1-250x140.jpeg 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibat kejadian tersebut, korban mengalami pembengkakan di bagian pipi dan bibir serta kesulitan tidur akibat rasa sakit.<br>Sementara itu, pihak kepolisian memastikan kasus ini akan ditangani secara serius.<br>\u201cKami sudah menerima laporan dengan nomor LP\/158. Satreskrim Polres Minahasa Selatan akan segera melakukan penyelidikan,\u201d ujar Kasat Reskrim Polres Minsel, IPTU Stevi Sumolang, S.H., M.H.<br>Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak, bukan tempat terjadinya kekerasan. Penegakan hukum terhadap pelaku dinilai penting untuk memberikan efek jera serta melindungi hak-hak anak di lingkungan pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami akan mengedepankan proses mediasi pasalnya ini terjadi di lokasi sekolah dan pada jam sekolah.\u201dujar kasat.<br>Lanjutnya, kami menghimbau dengan adanya dugaan kekerasan yang terjadi antara guru dan murid untuk kedepanya tidak akan terulang kembali ,namun ketika adanya pihak-pihak yang keberatan dan akan menempu jalur hukum maka kami akan melakukan tindakan dengan cara profesional sesuai undang undang yang berlaku.\u201dtutup kasat Reskrim Stevi Sumolang. (Dotu)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AMURANG KOMENTARTV &#8211; Upaya perlindungan terhadap anak kembali menjadi sorotan setelah aparat Polres Minsel bergerak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1777,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1774"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1779,"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1774\/revisions\/1779"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1774"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/komentartv.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}